Leaderboard Leaderboard
Sulawesi Tengah

Harga Turun, Petani Cengkeh Terancam Rugi

Petani Cingkeh

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Saat ini petani di sejumlah daerah di Kabupaten Morowali , Sulawesi Tengah, sedang panen raya, namun petani Cengkeh keluhkan harga justru turun menjadi Rp. 82 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp110 ribu rupiah per kilogramnya.

Harga cengkih di pasaran saat ini berkisar Rp 82 ribu/kg, turun tajam dari sebelumnya yang sempat bertahan pada posisi Rp110 ribu hingga 120 ribu per kilogram

Hal ini di ungkapkan Sarmin, warga Desa Lahuafu Kecamatan Bungku Timur Morowali kepada media ini , selasa, (7/8/2018).

“Kami tidak mengetahui penyebab turunnya komoditas perkebunan tersebut. Namun di duga turunnya harga cengkih besar kemungkinan karena permainan para pedagang guna mendapat keuntungan besar.” ucapnya.

Ditambahkan , turunnya harga yang cukup drastis ini sehingga berpotensi merugikan petani.

“Ya kita tidak tahu apa penyebabnya,” katanya.

Ia mengaku memiliki kebun cengkih seluas dua hektar di Kawasan perkebunan cengkeh di Desa Lahuafu yang diolah selama puluhan tahun

“Di kawasan itu, panen cengkih tidak serentak, tetapi bertahap. Biasanya panen sampai tiga kali.” Ungkapnya

Kami berharap agar pemerintah daerah Morowali dapat mengambil peran guna menstabilkan harga cengkeh agar tengkulak/ pedagan tidak mengambil keuntungan yang besar.

” biaya kami cukup besar, kalau berpatokan dengan harga sekarang, maka kami petani cingkeh bisa merugi puluhan juta rupiah “.

Hal senada juga di ungkapkan Rudi, warga desa Tudua kecamatan Bungku Tengah kepada media ini. Bahkan katanya biaya tenaga pemanen justru naik.

Saat ini upah pemanen dalam sehari di bayar Rp.120 ribu per orang yang sebelumnya hanya Rp.100 ribu, belum termasuk biaya makan minumnya. Kalau dalam sehari kami pakai tenaga pemanen 5 orang, berarti kami harus bayar Rp 600 ribu per hari ditambah biaya makan minum sekitar Rp. 300 ribu sehari. Ya sekitar satu jutaan sehari biaya operasional yang kami keluarkan.

Baca Juga  Semarak HUT RI KE 73 PT IMIP Gelar Baksos.

Kalau harga cengkeh tidak naik hingga tembus harga Rp. 100 ribu per kilogram, maka kami petani cengkeh akan rugi besar .kata Rudi

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor: Aj

print

Iklan pt bukit asam Iklan Visit Banten Iklan Caleg Banten Dapil Lebak Iklan SOAK

Berita Populer

To Top