Leaderboard
Sulawesi Tengah

SPBU Bahomohoni Utamakan Pengisian Jergen, Pengawas Terkesan Tutup Mata

SPBU Bahomohoni

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pengisian Jergen di SPBU Bahomohoni kabupaten morowali menjadi skala proiritas .Realitas ini dapat dilihat dari antrian panjang di SPBU Bahomohoni setiap hari semakin panjang.

Selain antrian kendaraan roda dua dan roda empat, juga nampak antrian ratusan jergen yang menumpuk di samping kiri kanan dispenser pengisian, pemicunya adalah pihak operator SPBU bermain kongkalikong dengan pengepul berupa upeti dari para pengepul sebesar lima ribu rupiah per jergen, sehingga operator dispenser mengutamakan pengisian jergen daripada kendaraan.

Fenomena ini sudah berlangsung cukup lama. Namun instansi berwenang terkesan tutup mata. Padahal berbagai metode telah di lakukan pemerintah daerah kabupaten morowali untuk menertibkan pengisian jergen di SPBU tersebut, namun tidak membuahkan hasil.

Ironisnya, metode yang disepakati pihak Pemerintah Daerah , TNI, POLRI dengan pihak SPBU Bahomohoni yang melarang jergen masuk diarea SPBU dari pukul 07.00 hingga pukul 15.00 wita serta membatasi pengisian jergen seolah hilang di terjang angin. Sehingga realitas pengisian jergen terus berlanjut dengan jumlah hingga lima ratusan jergen setiap hari.

Lemahnya pengawasan dari pihak berwenang membuat antrian kendaraan tak terelakan. Para pengepul justru mendapat pelayanan prioritas. lemahnya pengawasan membuat pihak SPBU leluasa memprioritaskan pengisian jergen karena mendapat upeti Rp. 5ribu per jergen.

Dapat di kalkulasi dari 500 jergen di isi setiap hari, maka pihak SPBU mengantongi Rp. 2, 5 juta setiap hari. Dengan demikian dalam sebulan Pihak SPBU dapat uang upeti sebesar Rp.75 Juta per bulan . Dari uang upeti tersebut pengawas juga diduga turut keciprak.

rekomendasi bagi pengepul dari dinas terkait untuk melayani kebutuhan kelompok nelayan dan kelompok tani di beberapa desa justru terkesan manipulasi data kebutuhan kelompok , BBM untuk kelompok justru malah disalahgunaan dengan menjual di pengecer ( kios ).

print

Laman: 1 2

Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top