Leaderboard
Nias

BPD Hiligodu Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama PEMDES Terkait Dugaan Indikasi Korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2017.

Dana Desa

NIAS UTARA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Desa (PEMDES) Hiligodu Senin, (04/06/2018), di Kantor Kepala Desa Hiligodu, Kecamatan Lotu,
Kabupaten Nias Utara.

Pada rapat dengar pendapat itu ada beberapa hal yang harus dijelaskan oleh kepala desa bersama bendahara dan Tim pelaksana kegiatan pada Dana Desa yang salah satunya terkait dugaan penyelewengan Dana Desa TA. 2017 pada kegiatan Perjalanan Dinas/BIMTEK dan Pembukaan Badan jalan yang telah di SPJ kan oleh Bendahara Desa dan Kepala Desa pada fisik pembangunannya tidak ada sama sekali.

Harapan J Zendrato (Ketua BPD) dalam penyampaiannya mengatakan bahwa sebelum RDP ini dilaksanakan maka terlebih dahulu kami telah mengecek dilapangan lokasi pekerjaan tersebut, dan kami menemukan bahwa “Pembukaan
badan jalan dari Gereja BNKP Hiligodu menuju SMP N 3 Lembuzaua” belum terlaksana sama sekali.

Lanjutnya, “Sementara pengecekan perjalanan dinas/bimtek yang menurut SPJ dilaksanakan di Bandung kami tidak bisa melakukan penelusuran lebih jauh karena kami BPD Hiligodu tidak bisa mendatangi kota Bandung disana karena keterbatasan anggaran yang belum dianggarkan sama sekali tentu yang lebih berkompeten disitu adalah Inspektorat kabupaten Nias Utara, “ujarnya.

Disela acara RDP berlangsung ketua BPD Harapan J Zendrato juga mengatakan bahwa “Ditubuh pemerintahan Desa Hiligodu tidak ada keterbukaan terhadap publik atas berbagai program kegiatan di Desa, terbukti pada pembangunan
jalan dimaksud telah dialihkan pada kegiatan lain tanpa ada pembahasan tentang Perubahan APBDes oleh pemerintahan Desa, dengan nada kesal.

“Iya benar, Kepala Desa telah mengatakan pekerjaan dimaksud sudah dialihkan pada kegiatan lain tanpa ada pembahasan Perubahan APBDes. Dijelaskannya lagi, pengalihan – pengalihan pekerjaan dimaksud tumpang tindih pada pekerjaan yang telah dilaksanakan pada tahap kegiatan sebelumnya”, kata ketua BPD.

Baca Juga  DUA RUMAH DI KOTA GUNUNGSITOLI DI LALAP SI JAGO MERAH

Tofofozohahau Zendrato Kepala Desa Hiligodu tidak bisa berkomentar banyak pada RDP tersebut, Ia hanya mengatakan bahwa semuanya itu sudah terlaksana, ujarnya dengan wajah pucat dan bertele-tele.

Perlu diketahui bahwa Anggaran Rp. 145, 4 Juta seharusnya untuk pemberdayaan Aparat/Perangkat Desa dalam pengelolaan keuangan desa, Tetapi dialihkan untuk bimtek yang fiktif.

Tidak hanya itu pada kegiatan pembukaan badan jalan yang Anggaran Rp. 43,43 Juta belum terlaksana sama sekali, Namun telah di SPJ kan oleh Bendahara Desa bersama Kepala Desa Hiligodu.

Penulis: Tim
Editor: Aj

print

Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top