Leaderboard
Hukum dan Kriminal

Perkelahian Berujung Maut

MOROWALI UTARA , IGLOBALNEWS.CO.ID – Nasib naas menimpa pemuda Nur Cahyan Warga Dusun Papoji Kelurahan Bahoue Kecamatan Petasia Morowali Utara. Nur Cahyan diketahui seorang honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonodale. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa jam di RSUD Kolonodale usai terjadi perkelahian dengan dua orang pemuda.

Kapolres Morowali AKBP Dadan Wahyudi melalui Kapolsek Petasia Iptu Masiara mengungkapkan kronologis kejadian tewasnya seorang pemuda ke awak media pada hari Jum’at (11/5/2018).

Iptu Masiara menuturkan, sekitar pukul 24:00 WITA, pelaku bersama teman-temannya dari tempat tinggalnya di Kelurahan Bahontula menuju Desa Ganda-Ganda dengan mengendarai sepeda motor hendak menyanyi di salah satu cafe sekitar.

Iptu Masiara menuturkan, “Kemudian sekitar pukul 01.00 WITA dini hari, Sabtu (12/5/2018), pelaku keluar dari cafe bersama teman-temannya dan lansung pulang menuju ke rumah kosnya dengan menggendarai sepeda motor jenis Jupiter MX warna biru putih DN 6052 GE.”

Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba muncul dua orang berboncengan tepat di depan SMP N 2 Petasia dihadang oleh 2 orang yang tidak dikenal yang diduga (korban). Namun pelaku tidak menghiraukan dan terus memacu kendaraan sampai di rumah kosnya.

Sesampainya di kos, lanjut Kapolsek Petasia, pelaku berjaga di lorong kosnya dan mengejar korban bersama dengan teman-temannya sehingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian dada dan sekitar pukul 02:30 WITA (dini hari).

Meski sempat dibawa ke rumah sakit, namun korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia di RSUD Kolonodale.

Kapolsek Petasia menambahkan, setelah mendapat informasi, pihak Kepolisian langsung bergerak cepat memburu pelaku. Setelah melakukan perburuan selama 4 jam, kedua terduga pelaku langsung disergap dan diamankan di Mapolres Morowali.

Baca Juga  Sang Merah Putih Sukses Berkibar di Kawasan PT IMIP

“Saat ini, dua orang yang diduga pelaku sudah diamankan. Mereka berinisial R alias KP (26 tahun), asal Bone dan YA (25 tahun) asal Toraja yang berdomisili di Pelita Kelurahan Bahontula Kecamatan Petasia bersama dua orang teman lainnya,” ungkapnya.

Kapolsek Petasia menghimbau kepada pihak-pihak yang berselisih paham, keluarga dan sanak famili lainnya agar sama-sama menahan diri serta menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

“Saat ini kami masih menyelidiki motif perkelahian yang merenggut korban tersebut,” pungkas Iptu Masiara.

Peliput: Abd Rahman Tanra.

print
Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top