Leaderboard
Lampung

Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Perekonomian Daerah

Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Perekonomian Daerah

TANGERANG SELATAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Berbicara tentang pemuda tidak bisa dipisahkan dengan masa depan bangsa, karena pemuda adalah aset terpenting bagi sebuah negara. Sejarah telah  mencatat dengan tinta emas bahwa peran pemuda dalam proses perkembangan suatu bangsa. Karena di tangan merekalah bangsa ini dapat bersaing dengan bangsa yang lain.

Oleh sebab itu, peran dan kontribusi pemuda sangat dibutuhkan. Pada dasarnya suatu bangsa dikatakan maju ketika perkembangan perekonomiannya meningkat, dan peningkatan tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemuda itu sendiri.

Adanya persaingan ekonomi melalui Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di era globalisasi, pemuda dituntut untuk lebih produktif dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan dalam membangun ekonomi. Tantangan tersebut sesungguhnya bukan sebuah ancaman, tetapi peluang bagi pemuda untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi.

Dalam UU No. 40/2009 tentang kepemudaan, dijelaskan bahwa fungsi pemuda adalah agen perubahan. Untuk merubah suatu bangunan ekonomi pada prinsipnya harus dimulai dari daerah-daerah, karena daerah merupakan tiang perekonomian.

Provinsi Lampung dalam Angka

Provinsi Lampung merupakan salah satu dari sekian banyak daerah yang ada di Indonesia. Daerah dengan total APBD pada tahun 2017 sebesar 6,8 Triliun, yang didapat dari Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Rp 2,69 triliun.

PAD tersebut terdiri dari pajak daerah sebesar Rp 2,39 trilyun, retribusi Rp 5 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp 28 miliar, dan pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 220 miliar.

Dengan kekayaan alam yang begitu luar biasa di Provinsi Lampung, seharusnya dapat menambah PAD, mengingat potensi alamnya yang dapat digali dan diberdayakan.

Potensi alam tersebut di antaranya; perkebunan yang meliputi kopi, lada, karet, kelapa, dan tebu. Kemudian keanekaragaman sumberdaya mineral yang meliputi mineral logam, bahan galian industri, bahan galian energi, dan bahan galian konstruksi.

Baca Juga  Korem 043/Gatam Laksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Thn 2017

Kekayaan alam yang luar biasa tersebut berbanding terbalik dengan tingkat pengangguran. Secara relatif angka pengangguran di Provinsi Lampung menunjukkan penurunan dari 4,43 persen pada Februari 2017 menjadi 4,33 persen pada bulan Agustus 2017.

Bila dibandingkan dengan Agustus 2016 (4,62 persen), angka pengangguran turun 0,29 poin. Angka pengangguran Lampung ini masih di bawah angka pengangguran nasional.

Pada Agustus 2017 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional sebesar 5,50 persen. Jika dicermati
angka ini melanjutkan tren penurunan dari 5,61 persen. Meskipun angka pengangguran mengalami penurunan, tetapi ini bukan dijadikan acuan untuk tidak memperbaiki diri.

Seharusnya, Pemerintah Provinsi Lampung bisa memberdayakan masyarakat khususnya pemuda dalam membangun perekonomian, sehingga dapat terus menekan angka pengangguran yang berimplikasi pada peningkatan PAD.

Kopi Lampung

Sudah disebutkan di atas bahwa begitu banyak kekayaan alam Provinsi Lampung yang dapat digali, salah satunya kopi.

Kopi merupakan hal yang sangat identik dengan Lampung. Komoditas kopi di Lampung berperan penting meningkatkan ekonomi masyarakat terutama PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto).

Luas perkebunan kopi di Lampung sekarang mencapai 160 ribu hektar atau 12,97 persen dari total area kopi nasional yang mencapai 1,24 juta hektar. Tersebar di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Utara, dan Way Kanan.

Hasil produksi sebagian diekspor ke beberapa negara Eropa, Jepang, Timur Tengah dan Australia.

Industri Kreatif Berbasis Kopi Lampung

Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia dan pertumbuhan kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga luar negeri mengalami peningkatan yang signifikan.

Di tangan anak muda, kopi dapat dijadikan sebagai industri kreatif. Dari produknya hingga iklan dan desain kafe, semuanya menjadi bernuansa segar dan barista yang menyajikan menu kopi berbasis kopi khas Indonesia karena turut mempromosikan kopi Tanah Air.

Baca Juga  Polres Tangsel dan Herniatie Centre Galang Bedah Rumah Warga di Tangsel

Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengagguran yang ada di daerah khususnya. Tingal peran serta masyarakat khusunya pemuda yang mau terlibat membangun perekonomian daerah.

Hl ini dapat dilakukan melalui dorongan pemerintah daerah yang ditunjukan secara serius melalui program-program pemberdayaan masyarakat dan pemuda untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi yang berbasis industri kreatif.

Salah satunya adalah kopi sebagai penghasil terbesar di provinsi Lampung yang dapat dijadikan sebagai peluang besar untuk dijadikan usaha yang berkompetensi tinggi. Di samping itu juga banyak
peluang yang sangat mumpuni jika dapat memanfaatkan potensi yang ada.

Kesimpulan
Pada prinsipnya dalam penerapan strategi pembangunan ekonomi daerah, tentunya peran pemerintah cukup penting untuk mendorong dan memberikan peluang-peluang usaha bagi pemuda dan masyarakat.

Mulai dari industri kreatif kopi yang dapat dimanfaatkan pemuda sebagai peluang yang dapat diterapkan di masyarakat. Hal ini agar dapat terealisasinya kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran serta menjauhkan dari hal yang negatif, seperti: kriminalitas, narkoba, dan lain-lain. Akan tetapi, hal tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sinergitas atara pemuda dan pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lampung Barat sangat dibutuhkan dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian lokal daerah.

Dalam hal ini, tidak terlepas dari peran pemerintah daerah untuk dapet mengakomodir serta mengembangkan potensi pemuda yang ada didaerah, banyak upaya positif yang harus dilakukan guna mendorong peran pemuda di daerah, mulai dari pelatihan kewirausahaan, bantuan permodalan dan political will Pemerintah Kabupaten Lampung Barat demi terwujudnya kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Lampung Barat dan pemerataan perekonomi di daerah.

Penulis: ARIS MUNANDAR
Putra Daerah Lampung Kepala Bidang HIPMI Perguruan Tinggi Pamulang (UNPAM)
Kota Tangerang Selatan, Banten.

print

Iklan Banunanda Nias Iklan Aceh

Berita Populer

To Top