Leaderboard
Sumatera Utara

Dukcapil Nisel Terus Dorong Percepatan Kepengurusan Dokumen Kependudukan

Dukcapil Nisel

NIAS SELATAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara terus berusaha mendorong percepatan kepengurusan dokumen kependudukan demi pelayanan masyarakat Nias Selatan.

Ketika Iglobalnews.co.id menyambangi Kadis Dukcapil di ruang kerjanya, Kamis (13/4/2018), Son Giawa mengatakan, “Kepengurusan dokumen kependudukan di Dinas Dukcapil telah berkomitmen untuk mencetak dokumen yang diurus oleh masyarakat seperti Kartu Kelurga, Akte Kelahiran, Akte Perkawaninan dan Kematian sudah bisa dicetak satu hari, dan bisa 1 jam, bahkan 10 menit dapat kita cetak, jika semua dokumen yang menjadi syarat yang diperlukan lengkap,” ungkap Giawa.

“Masalah percetakan KTP-E telah kita uji mulai bulan Maret sampai April 2018 bisa siap 1 hari. Tetapi karena jaringan terganggu saat ini, maka dalam 3 hari ini percetakan KTP-E belum bisa dilakukan. Apabila jaringan normal maka kita siap mencetak KTP-E siap 1 hari,” tandas Giawa.

Ia melanjutkan, “Sebelumnya, kita di Nias Selatan telah memiliki 18 unit mesin perekaman KTP-E. Namun, akibat perampingan SKPD yang dilakukan pemerintahan sebelumnya, dan Dukcapil pada saat itu hanya Kassubag, maka peralatan itu rusak, dan saat ini kita telah memiliki alat perekaman lain, yaitu 1 unit di Kepulauan Batu (PP.Batu), dan 1 di Kecamatan Lolowa’u,” jelasnya.

Foto/RG : Kadis Dukcapil ketika dikonfirmasi media Iglobalnews.co.id

Foto/RG : Kadis Dukcapil ketika dikonfirmasi media Iglobalnews.co.id

“Namun jika alat kita di Nias selatan sudah lengkap dan jaringannya tidak lagi terganggu, maka Dinas Dukcapil akan langsung ke desa melakukan perekaman, dan masalah peralatan kita, bupati telah mendukung penuh untuk melengkapinya,” jelasnya.

“Dalam kesempatan ini, kami sangat berterima kasih kepada lembaga Wahana Visi Indonesia dan Pondok Kasih yang telah membantu masyarakat Nias Selatan dalam melengkapi berkas dan dokumen warga. Sehingga bisa tercetak Akte Kelahiran warga sebanyak 1900 orang, masing – masing Wahana Visi sebanyak 1200 orang dan Pondok Kasih sebanyak 700 orang,” tambah Giawa.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Medan Beri Pelatihan Tentang Bahaya Zat 5P

Reporter: Riswan Gowasa.

Leaderboard

Berita Populer

To Top