Leaderboard
Hukum dan Kriminal

Curi Tali Pocong, Supir Angkot Divonis 1 Tahun Penjara

Curi Tali Pocong, Supir Angkot Divonis 1 Tahun Penjara

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Terdakwa Mohamat Urfan alias Petruk, seorang supir apadngkot yang  divonis 1 tahun penjara di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (10/4/2018) oleh Ketua Majelis Hakim Gatot Sarwadi karena pelaku terbukti dan meyakinkan mencuri tali pocong.

Jaksa Penuntut Umum Noer Samiaji menuntut terdakwa Mohamat Urfan sesuai Pasal 363 ayat (1) KUHP selama 1 Tahun dan 6 bulan penjara, karena mencuri tali pocong temannya yang meninggal pada akhir 28 Desember 2017.

Perbuatan pencurian tali pocong ini dilakukan terdakwa yang berprofesi sebagai supir angkot. Petruk melakukan hal tersebut atas saran dari penumpang. Penumpang tersebut, yaitu orang tua memberikan saran agar penumpang angkutnya ramai dengan menggunakan jimat. Yaitu tali pocong sebagai penglaris atas nasehat orang tua tersebut.

Mengingat nasehat orang tua yang pernah menumpang di angkotnya, maka pada tanggal 28 Desember 2017 ketika mendengar temannya M. Suhendar alias Capung meninggal dunia. Maka niat untuk mencuri tali pocong temannya yang baru meninggal seketika langsung teringat di telinganya.

Besoknya pada tanggal 29 Desember 2017 terdakwa Mohamat Urfan alis Petruk dengan bermodalkan kayu patahan pohon rambutan membongkar makam temannya di TPU Ubiat Tangsel, untuk mengambil tali pocong sebagai jimat dan untuk penglaris angkot yang dibawanya.

Ketika di persidangan hakim menanyakan terdakwa apakah terdakwa pernah satu perguruan dengan almahum Suhendar, terdakwa menjawab tidak.

Hakim menanyakan mengapa terdakwa langsung tahu dan membongkar makam almarhum Suhendar?

Terdakwa megntakan karena makam itu masih baru belum keras dan menggunakan kayu juga masih bisa dibongkar.

Peliput: JP. Dasuha.

Leaderboard

Berita Populer

To Top