Leaderboard
Hukum dan Kriminal

Turut Serta Kasus Pungli Perijinan, Camat Pagedangan Tangerang Terciduk Polisi

Tangerang

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Setelah tertangkapnya salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, dengan Tersangka Budi Prihatin (42), oleh Tim Saber Pungli Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa minggu lalu, (18/02/2018) yang disinyalir melakukan Tindak Pidana berbentuk Pungutan Liar (Pungli) terkait Ijin salah satu tempat Ibadah di salah satu Mall dalam kawasan Perumahan elite BSD City, yang notabene masuk wilayah Desa Lengkong Kulon Kecamatan Pagedangan Kab. Tangerang – Banten.

Dari hasil Penyelidikan dan Penyidikan Tersangka Budi Prihatin (42), Aparat Kepolisian Polres Kota Tangsel melakukan Pengembangan sesuai Barang Bukti (BB) dan Saksi – Saksi dari Pelapor. Kini giliran Camat Pagedangan, H. Achmad  Kasori, SKM, Msi (48) yang digelandang dari kediaman Saudaranya pada Malam Minggu, (03/03/2018) jelang Dini hari Pukul 23:00 WIB yang beralamat Perum.Villa Balaraja Blok D6 RT.006 Rw.04 No.07 Ds. Saga Kec. Balaraja Kab. Tangerang – Banten untuk dilakukan Penahanan dan diperiksa secara intensif ke Mapolres Kota Tangsel.

Berdasarkan informasi Humas Polres Kota Tangsel, bahwa yang bersangkutan Camat Pagedangan diduga erat ada kaitannya dalam Kasus yang menjerat Anak buahnya Budi Prihatin (42) yang telah menyalahi aturan dalam urusan Perijinan untuk Penerbitan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) untuk Sarana Ibadah (Gereja) Umat Nasrani Protestan di Mall Q Big Pagedangan dengan meminta sejumlah uang kepada Pelapor yaitu Pihak Yayasan. Hal ini
dibenarkan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kota Tangsel, AKP Ahmad Alexander SH, Sik, MM, Msi mengatakan.

” ini Hasil Pengembangan dari Kasus Pungli yang menjerat anak buahnya dalam Penerbitan SKDU sebesar 45 juta rupiah, yang diajukan oleh pihak yayasan di Mall Q-BIG Pagedangan,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (06/03/2018) melalui pesan Whats App.

Baca Juga  Warga Dadap Ceng-in Menolak akan dialokasikan ke Rusunawa

Lanjut Ahmad Alexander menambahkan, bahwa dari anggota Kepolisian Polres Kota Tangsel sebagai Pelaksana tugas dalam proses Penangkapan Camat Pagedangan itu berjumlah 7 (Tujuh) Orang anggota yang bertugas.

” Petugas ada 7 Orang yang menjemput, dipimpin Kanit Krimsus IPTU Agung Susetio Aji, SH ditangkap dirumah saudaranya di daerah Balaraja Tangerang, ” jelasnya Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel.

Diketahui, Alat Bukti yang diperoleh berupa Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), dan Keterangan Bank mengenai aliran dana dalam Rekening, serta 9 (Sembilan) Saksi yang telah dimintai keterangannya, ditambah Keterangan Ahli Pidana. Hingga Saat ini, dari Petugas Kepolisian masih terus mendalami dan menyelidiki adanya kemungkinan pihak lain yang terlibat dalam kasus Pungli Perijinan Rumah Ibadah tersebut.

Sedangkan Sangkaan Pasal yang dimaksud terhadap Tersangka Camat Pagedangan, diduga turut serta bersama-sama melakukan Pungutan Liar (Pungli), sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf e UU RI No.21 Tahun 2001 tentang
Perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang belum bisa dikonfirmasi guna Klarifikasi dari Kasus Pungli Perijinan yang menimpa Camat Pagedangan.

Penulis: Korwil dds

Editor: Aj

Berita Populer

To Top