Leaderboard
Berita Utama

Pihak RSUD Morowali Bantah Tolak Layani Pasien Pengguna Kartu KIS

RSUD Morowali

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Viral di sosial media melalui akun Facebook yang diunggah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atas tuduhan pihak Rumah Sakit Umum (RSUD) Morowali menolak melayani pasien pengguna kartu KIS.

Pihak rumah sakit mengklaim bahwa pengguna kartu KIS hanya diperuntukkan bagi kalangan PNS saja. Pihak RSUD membantah atas penolakan pengguna kartu KIS tersebut dan pasien sudah mendapat pelayanan dan kartu Jamkesda dari BPJS.

Humas RSUD Morowali dr. Agus AS Partang saat melakukan Konferensi Pers di Aula RSUD Morowali pada Senin (12/3/2018) menyatakan bahwa pihak RSUD Morowali tidak pernah menolak melayani pasien pengguna kartu KIS.

dr Agus menambahkan bahwa pasien masuk pada tanggal 9 Maret 2018 lewat UGD dengan keluhan sakit di bagian perut. Kemudian, di ruang UGD dirawat dan masuk ke tahap perawatan interna dan belum terdiagnostik. Sehingga dilakukan pemeriksaan tambahan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter bahwa diduga ada batu di area kantong kemihnya dan mengalami pembengkakan. Sehingga pasien dirawat ke bagian penyakit dalam,” ungkap dr. Agus.

Dalam pengurusan administrasi pasien, muncullah bahasa dari pihak keluarga pasien bahwa kartu KIS yang dipergunakan berobat pasien tersebut sudah tidak aktif.

“Pihak rumah sakit tidak mengeluarkan kata-kata menolak pasien pengguna kartu KIS. Justru pihak rumah sakit berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien,” kata dr. Agus.

Dia melanjutkan, “Sesungguhnya, persoalannya bukan masalah pelayanan, tetapi persoalan administratif, berarti ranahnya di BPJS.“

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Morowali, dr. Sandra Susanti mengatakan bahwa pihak rumah sakit tetap melakukan pelayanan terhadap pasien. Walaupun belum memiliki Kartu Jaminan Kesehatan.

Pihak rumah sakit memfasilitasi pasien dalam kurung waktu 2 x 24 jam untuk mengurus kartu Jamkesda.

Baca Juga  Sekjen IMO-Indonesia: Kepengurusan IMO-Indonesia DPW DKI Jakarta Resmi Dikukuhkan

”Jamkesda Morowali masih melayani masyarakat kurang mampu, dan proses pengurusannya bisa selesai satu hari. Ini adalah program Pemerintah Daerah Morowali,“ tuturnya.

Pihak BPJS mengatakan, “Kartu KIS milik pasien setelah dicek memang sudah tidak aktif. Dalam proses administrasi kartu KIS pasien saat ini sudah dialihkan ke Jamkesda dan telah diterbitkan. Kemudian akan diserahkan kepada pasien.”

Saat ditemui awak media di ruangan Interna, pasien bernama Hasnah, warga Desa Laroue Kecamatan Bungku Timur mengaku dirinya mendapat pelayanan dari pihak Rumah Sakit, dan sudah mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Daerah.

Dalam konferensi pers tersebut, juga hadir Badan Pengawas, sejumlah dokter RSUD dan pihak BPJS Morowali.

Peliput: Abd Rahman Tanra.

Berita Populer

To Top