Leaderboard
Nias

Penjaringan Perangkat Desa Fadoro Gunungsitoli Idanoi Diduga telah Ditetapkan Sebelum Seleksi

Desa Fadoro

GUNUNGSITOLI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Fadoro Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli dinilai penuh rekayasa. Bahkan diduga kuat calon yang dinyatakan lulus seleksi telah ditetapkan sebagai pemenang sebelum seleksi digelar oleh tim penjaringan.

Hal tersebut disampaikan oleh Willy Aprianus Farasi, bersama calon perangkat Desa Fadoro yang dinyatakan tidak lulus seleksi kepada iGlobalnews di Kota Gunungsitoli, Senin (05/03/2018).

Lebih lanjut disampaikan, “Kami bukan sakit hati karena kalah, kami siap menerima kekalahan tapi proses seleksinya harus benar-benar selektif dan tidak penuh rekayasa atau kerja sama antara calon dengan tim penjaringan, keadilan itulah yang kami harapkan.”

Seperti halnya, satu hari sebelum hari H (seleksi) salah seorang dari tim penjaringan sempat berbincang kepada salah seorang tokoh masyarakat Desa Fadoro dan mengutarakan rasa kecewanya atas penjaringan calon perangkat desa tersebut karena telah dirundingkan atau ditetapkan pemenang oleh Kades bersama tim lainnya, sementara seleksi masih belum digelar, antara lain: 1. Idaman Gea sebagai Sekdes, 2. Dominikus Darman Gea sebagai Kaur Program dan 3. Berkat Mendrofa sebagai Kasi Kemasyarakatan.

Kemudian, pada pengumuman kelulusan, ternyata calon perangkat desa yang dinyatakan lulus seleksi adalah nama-nama 3 (tiga) orang yang telah disebutkan pada perundingan antara Kades dan Tim Penjaringan.

“Oleh karena itu, kami calon perangkat Desa Fadoro yang dinyatakan tidak lulus merasa terzolimi dengan sikap tim penjaringan dan memutuskan untuk mengajukan gugatan,” kata Willy.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Fadoro yang tidak mau disebutkan namanya ketika dikonfirmasi oleh  iGlobalnews mengungkapkan bahwa pihaknya sangat kecewa atas pembentukan tim penjaringan yang dilakukan oleh Kepala Desa Fadoro karena dari 5 orang tim penjaringan, yaitu: 4 orang dari Dusun I dan 1 orang dari Dusun II dan ke-3 (tiga) orang calon perangkat daerah yang dinyatakan lulus berasal dari Dusun I sehingga terkesan tidak ada pemerataan.

Baca Juga  Ir. LAKHOMIZARO ZEBUA BUKA SIDANG MAJELIS SINODE GEREJA AMIN

Terkait hal ini, iGlobalNews mencoba melakukan konfirmasi kepada Kades Fadoro melalui HP, namun tidak dijawab.

Reporter: Parlin.

Berita Populer

To Top