Leaderboard
Berita Utama

Walikota Sibolga Akhirnya Diperiksa Kejaksaan Tinggi Sumut

Walikota Sibolga

MEDAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumut memeriksa Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk terkait dugaan korupsi proyek rigid beton Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sibolga TA 2015 senilai Rp 65 miliar.

Orang nomor satu di Pemko Sibolga itu, kata Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian diperiksa pada hari Rabu (14/2/2018), mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

“Ya, sudah kita periksa Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk,” tutur Sumanggar kepada iGlobalNews di ruang kerjanya, Rabu (28/2/2018).

Sumanggar mengatakan, beliau (Syarfi Hutauruk,red) diperiksa langsung oleh ketua timnya, Tumpal Hasibuan bersama penyidik pidsus, Inganmalem Purba.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kasus korupsi rigid beton yang merugikan negara berdasarkan hasil audit BPK RI sebesar Rp 10 miliar.

Di mana, dalam kasus ini Syarfi Hutauruk sudah dua kali mangkir dari pemanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik pidsus Kejatisu.

“Dia (Syarfi Hutauruk) diperiksa sebagai saksi. Walikota Sibolga itu, saat diperiksa didampingi sama pengacaranya,” ucap Sumanggar.

Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan 13 orang tersangka. Di antaranya, 10 orang dari rekanan dan 3 orang dari Dinas PU Sibolga (PNS). Termasuk Kadisnya, Marwan Pasaribu.

Dari 13 orang tersangka, sudah 11 orang tersangka dilakukan penahanan oleh penyidik pidsus Kejatisu di Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Peliput: Lubis.

Berita Populer

To Top