Leaderboard
Tangerang Selatan

Faskes Dilarang Batasi Pasien

TANGERANG SELATAN – IGLOBALNEWS.CO.ID – Pemerintah sejak 2014 giat menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diharapakan mampu untuk mewujudkan masyarakat. Dengan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dibentuk pemerintah untuk memberikan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat.

Pemerintah melalui JKN menargetkan  keikutsertaan masyarakat  sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2019. Persentase peserta JKN minimal telah mencakup universal health coverage yakni 95 persen dari total penduduk Indonesia.

Namun buruknya pelayanan Fasilitas Kesehatan (Faskes) baik di tingkat 1 maupun 2 yang telah bekerja sama dengan BPJS  nampaknya menjadi ganjalan dalam mencapai 95% dari total penduduk. Pasalnya adanya Faskes yang tidak menjalankan kententuan yang sudah di tetapkan semisal, dibatasinya pasien untuk penanganan tertentu.

Seperti yang terjadi di salah satu faskes di daerah Pondok Aren yaitu Klinik Amira, bertempat di Jalan Raden Fatah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, diduga klinik tersebut membatasi pasien untuk pelayanan dokter gigi hanya 3 pasien per hari.

“Kami hanya melayani 3 pasien untuk gigi per hari, itu sudah ketentuan. Karena menyesuaikan dengan  jumlah pasien” dijelaskan oleh salah satu recepsionis, Sabtu (10/02/18).

Ketika dikonfirmasi dengan kepala BPJS Tangsel Dwi Asmariyati menjelaskan bahwa tidak ada faskes yang boleh membatasi jumlah pasien, jika ada segera laporkan kepada pihak BPJS.

“Kami akan melakukan Teguran Langsung kepada Faskes yang sengaja melakukan pembatasan jumlah pasien, selama faskes tersebut buka harus melayani pasien yang datang” tegasnya ketika dihubungi melalui whatsapp.

Menurut Koordinator Divisi Advokasi & Investigasi TRUTH Jupry Nugroho ketika dimintai keterangan melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa sudah seharusnya BPJS cepat tanggap terhadap persoalan tersebut dan paling penting dalam sosialisasi ke masyarakat menjelaskan terkait kanal pengaduan apa saja yang dapat digunakan sehingga kepuasan masyarakat terhadap faskes yang menjadi vendor BPJS meningkat.

Baca Juga  Upload Logo Palu Arit, BMI PDI-P Adukan Ujaran Kebencian Ke Makopolres

Editor: Juno

print
Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top