Leaderboard
Berita Utama

Bocah 9 Tahun Dicabuli Orang tak Dikenal di Kebun Sawit

Orang tak Dikenal

BAGANSIAPIAPI, IGLOBALNEWS.CO.ID – EY (35 tahun), warga Jalan Poros blok B Kepenghuluan Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir melaporkan ke Polsek Rimba Melintang tentang dugaan pencabulan anaknya, Bunga (nama samaran) yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (21/02/2018).

Korban Bunga, seorang anak berusia 9 tahun pada Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.00 WIB pulang dari sekolah. Namun, menurut penuturan EY, Bunga belum pulang  ke rumah hingga pukul 14.00 WIB.

Atas kecurigaan itu EY mencari korban ke sekolahnya. Ketika di sekolah, EY menanyakan keberadaan bunga ke beberapa temannya yang masih berada di sekolah. Temanya mengatakan bahwa Bunga telah pulang sejak tadi.

Kemudian EY pun pulang dan mendapati Bunga telah berada di rumah. Tetangga EY mengatakan kepada EY bahwa menurut pengakuan RW dari wilayah Teluk Pulau Hilir yang pertama kali menemukan korban, Bunga telah diculik oleh orang tak dikenal.

Selanjutnya EY meminta korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Selanjutnya, korban menceritakan kejadian yang dialaminya bahwa sekitar 200 meter dari sekolahnya, seseorang yang tidak dikenalnya datang dengan menggunakan sepeda motor berwarna merah. Orang tesebut menggunakan helm berwarna merah.

Orang tak dikenal tersebut mengatakan bahwa ia disuruh orang tua korban untuk memperbaiki kipas angin di rumah. Orang tersebut mengatakan kepada korban bahwa dia mengenal orang tuanya. Yaitu dengan menyebut nama Anton dan Yetri kepada korban.

Kemudian korban dibawa orang tersebut ke lokasi perkebunan kelapa sawit warga. Sesampainya di sana, naas Bunga ditampar sebanyak tiga kali. Kemudian korban didorong hingga terjatuh.

Lalu, orang tersebut membuka pakaiannya dan menutup wajahnya dengan jilbab. Korban merasakan ada sesuatu yang masuk ke dalam kelaminnya. Sambil menangis dan berteriak meronta merasa kesakitan.

Baca Juga  Zulkiflimansyah Tanggapi Gorengan Tim Lawan di Medsos

Atas kejadian tersebut korban merasa trauma, selanjutnya EY melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rimba Melintang dengan pada tanggal 21 Februari 2018.

Selanjutnya Kepolisian Polsek Rimba Melintang menuju ke TKP dan mengamankan barang bukti guna pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hilir (Rohil) AKBP Sigit Adiwuryanto melalui Kapolsek Rimba Melintang yang disampaikan Kasubag Humas Polres Rohil, AKP Ruslan membenarkan bahwa ada warga yang melaporkan terjadi kekerasan anak di bawah umur di wilayah hukum polsek Rimba Melintang.

“Dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di wilayah hukum Polsek Rimba Melintang. pelaku dalam lidik,” tandas AKP Ruslan melalui grup aplikasi perpesanan Whatsapp Humas Polres Rohil, Jumat (23/02/2018).

Penulis: Andi Gun Riothallo

print
Iklan Banunanda Nias Iklan Aceh

Berita Populer

To Top