alterntif text
Mancanegara

Nissan Robo Taxi akan Diuji di Jepang pada Maret 2018

Nissan Taxi Robo

Jepang – iGlobalNews | Kabar baik bagi teknologi sistem transportasi. Karena awal tahun 2020 nanti, Nissan akan meluncurkan mobil Nissan Robo Taxi. Yaitu mobil taxi dengan teknologi yang dapat menyetir sendiri secara otomatis.

Dilansir dari bbc.com pada (5/12/2017) Pabrikan mobil Nissan berencana untuk menguji kendaraan yang dapat menyetir sendiri secara otomatis di Jalanan Jepang mulai bulan Maret tahun depan.

Perusahaan ini bekerja sama dengan perusahaan perangkat lunak Jepang DeNa. Di mana perusahaan ini bergerak dan mengoperasikan pelayanan daring (online) di bidang game, kesehatan dan industri otomotif.

Teknologi yang diusung Nissan ini mengadopsi sebuah mobil listrik Nissan Leaf, di mana penumpang dapat memanggil kendaraan dengan menggunakan sebuah aplikasi mobile melalui seluler. Seperti kita memanggil kendaraan taxi online. Bedanya, mobil ini dikendalikan secara otomatis.

Nissan bergabung dan bekerja sama dengan sebuah grup percobaan pembuat mobil-mobil setir sendiri secara otomatis yang sedang berkembang, termasuk dengan perusahaan General Motors dan Volvo.

Percobaan mobil taxi berteknologi otomatis ini akan dilakukan kurang lebih selama dua minggu di bulan Maret 2018 di Yokohama, Jepang.

Teknologi mobil taxi Nissan yang diberi nama ‘The Easy Ride ‘ ini akan diluncurkan di Jepang pada awal tahun 2020.

“Dengan kebebasan mobilitasnya sebagai konsep dasar, Easy Ride dibayangkan dan dikonsep sebagai layanan bagi siapa saja yang ingin menjelajah secara bebas ke tempat tujuan di dalam kendaraan dengan berteknologi robot,” menurut pernyataan Nissan.

“Tujuannya adalah mengizinkan pemakai untuk menggunakan aplikasi mobile yang memudahkan semua proses, mulai dari menyetting tujuan, memanggil kendaraan hingga membayar tarifnya,” lanjutnya.

Tokyo Olympics
Selama pengujian, akan ada seorang anggota staff yang duduk di bangku supir dan memenuhi serta mengerti standar hukum lalu lintas di Jepang.

Baca Juga  Kevin/Markus Raih Gelar Super Series ke-6 Hongkong Open 2017

Konsumen atau penumpang dapat mulai menerapkan sistem ini mulai sekarang hingga 15 January 2018. Penumpang dapat memilih tujuan lokal dan rute perjalanan.

Sementara itu, pembuat robotik Jepang ZMP sedang bekerja dan mengembangkan sistem setir sendiri (self-driving) dengan operator taxi Tokyo untuk perhelatan Tokyo Olympics 2020 nanti.

Di tempat lain, Uber sebagai sebuah perusahaan transportasi online juga sedang mengembangkan dan mengerjakan proyek prestisiusnya. Yaitu pelayanan self-drive di bulan November ini dan sedang dalam proses membuat kesepakatan dengan Volvo dan berencana untuk membeli hingga 24000 mobil.

Begitu juga Waymo, yang dimiliki oleh anak perusahaan Google, Alphabet inc. juga merencanakan untuk menguji mobil otonom tanpa sistem keamanan pengendara.

Editor: Danny

zvr
Reaksi Anda

Comments

comments

To Top